Sabtu, 06 Juni 2009

Pengenalan Jaringan LAN dan Topologi Jaringan

Pengenalan Jaringan LAN dan Topologi Jaringan



Apa itu LAN? Dan apa pula itu Topologi Jaringan?

Mungkin banyak anda temukan berbagai tulisan mengenai LAN dan Topologi Jaringan jika anda browsing pada search engine di Internet. Pada tulisan ini, saya hanya ingin me-review tentang pengenalan Jaringan dan Topologi Jaringan.

Sebelumnya, kita jawab dulu pertanyaan diatas, apa itu LAN?

LAN adalah singkatan dari Local Area Network, yang dapat kita definisikan sebagai jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas dan tidak menggunakan fasilitas komunikasi umum.

Ada beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN, yaitu:

  1. Workstation, merupakan node atau host yang berupa sistem komputer (PC, minicomputer atau mainframe)
  2. Server, adalah perangkat keras atau hardware yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.
  3. Link, merupakan media transmisi yang umumnya berupa kabel (Kabel Twisted Pair, Kabel Coaxial, Kabel Fiber Optik).
  4. NIC (Network Interface Card), merupakan rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
  5. Network Software, merupakan aplikasi yang memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer lain.

Sedangkan peralatan pendukung untuk jaringan LAN diantaranya adalah :

  1. Repeater
  2. Bridge
  3. Hub
  4. Switch
  5. Router

Perbedaan utama antara Hub dengan Switch yaitu Hub tidak memiliki fasilitas routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer. Sedangkan Switch memiliki fasilitas routing sehingga informasi yang diterima hanya dikirimkan ke komputer tujuan.

Lalu apa itu Topologi Jaringan?

Menurut wikipedia, Topologi Jaringan adalah “ the study of the arrangement or mapping of the elements (links, nodes, etc) of a network, yang dapat diartikan sebagai hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link dan lainnya.
Setiap jenis topologi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan dan pengguna.

Berikut adalah uraian beberapa jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya, yaitu:

1. Star Network

Beberapa node dihubungkan dengan satu node pusat (central atau host node) yang membentuk jaringan seperti bentuk bintang (Star). Semua komunikasi ditangani mediator langsung oleh central node. Central node biasanya berupa terminal/komputer mini atau computer mikro melalui satu link.
Kelebihan pada topologi bintang ini adalah control manajemen lebih mudah karena terpusat dan bila satu node rusak tidak akan mengganggu node yang lain. Sedangkan kekurangannya adalah jika central node rusak maka semua tidak dapat berfungsi.

2. Hierarchical Tree Network

Network ini berbentuk seperti pohon yang bercabang yang terdiri dari central node dihubungkan dengan node lain secara berjenjang. Central node biasanya berupa large computer sebagai host komputer yang merupakan jenjang tertinggi (Top Hierarchical) yang bertugas mengkoordinasi dan mengendalikan node jenjang dibawahnya yang dapat berupa mini computer / micro computer.
Kelebihan dari topologi ini adalah kontrol manajemen lebih mudah karena terpusat dibagi dalam jenjang-jenjang. Sedang kekurangannya adalah bila satu node rusak maka jenjang dibawahnya tidak akan berfungsi. Bila Top Hierarchical
rusak maka seluruh node tidak bisa berfungsi.

3. Loop Network

Merupakan hubungan antar node secara serial dalam bentuk lingkaran tertutup, dalam bentuk ini tidak ada central node / host node, semua mempunyai status yang sama.
Kelebihannya adalah semua node mempunyai status yang sama dan masing-masing node dapat melakukan tugas operasi yang berbeda. Sedangkan kekurangan dari topologi ini adalah bila satu node rusak maka akan mengganggu komunikasi node yang lainnnya serta control manajemen lebih sulit karena desentralisasi

4. Bus Network

Bentuk ini menghubungkan beberapa node dalam jalur data (bus) masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda-beda. Seperti halnya pada loop network tidak ada central node dan semua node mempunyai status yang sama.
Kelebihan pada topologi ini adalah bila satu node rusak tidak akan mengganggu node lainnya dan masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda. Kekurangan dari topologi ini adalah bila bus rusak semua node tidak dapat berfungsi serta kontrol manajemen lebih sulit karena desentralisasi.

5. Ring Network

Bentuk ini merupakan gabungan bentuk loop network dan bus network. Jika salah satu node tidak berfungsi/rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node yang lain karena terpisah dari jalur data.
Kelebihannya bila satu node rusak tidak akan mengganggu node yang lainnya serta masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda. Sedangkan kekurangannya adalah bila link rusak semua node tidak berfungsi dan kontrol manajemen lebih sulit karena desentralisasi.

6. Web Network

Web Network atau Mesh Network / Plex Network merupakan bentuk network yang masing-masing node dalam network dapat berhubungan dengan node yang lainnya melalui beberapa link. Suatu bentuk web network yang mempunyai n buah node akan menggunakan link sebanyak : n x (n – 1) link.
Kelebihannya node yang satu dapat berhubungan dengan node yang lain secara bebas dan bila satu node rusak, yang lain masih dapat berhubungan. Kekurangannya adalah terlalu banyak link sehingga biaya lebih mahal serta kontrol manajemen sulit karena desentralisasi.

7. Meta Network

Meta Network atau Hybrid Network adalah gabungan dari beberapa network


http://student.eepis-its.edu/~ncoep/Topologi%20Jaringan/


Membangun jaringan LAN (Lokal Areal Network)

  1. 1. Membangun jaringan LAN (Lokal Areal Network)

Apa itu Jaringan LAN dan Apa Gunanya?

jaringan LAN...apa sih jaringan LAN itu dan apa gunanya..

Jaringan LAN adalah sebuah jaringan yang menghubungkan dua atau lebih PC (Personal Computer) sehingga dapat bekerja dan berbagi file secara bersama-sama. dengan kata lain komputer menjadi sebuah keluarga yang bekerja dalam sebuah tempat/wilayah yang sama...ilustrasinya seperti ini:

"Sebuah PC kita ibaratkan satu orang yang berdiri sendiri. dan jaringan adalah media yang dapat menghubungkan orang tersebut dengan orang lain. Dengan danya penghubung antara orang yang satu dengan orang yang lain, maka otomatis orang tersebut dapat berkomunikasi dan saling berbagi..Seperti itulah pemberian jaringan pada PC/Komputer."

Guna jaringan pada PC di perkantoran adalah untuk saling berhubung antar komputer sehingga dapat dilakukan pembagian (sharing) data, printer dan program..dengan penggunaan jaringan LAN, ada beberapa perlakuan yang bisa kita lakukan seperti:

  1. Kita dapat mengambil atau mengirim data dari komputer kita ke kekomputer lain atau sebaliknya selama file tersebut sudah kita sharing (pengaturan tambahanyang harus kita lakukan agar file tersebut berstatus sharing).
  2. Dengan membangun sebuah jaringan, kita dapat berbagi media out put maupun input seperti Printer.
  3. Dengan membangun sebuah jaringan, kita akan bisa berbagi program atau bermain game PC secara bersama-sama.

Apa saja yang diperlukan untuk membangun jaringan LAN?

untuk membangun sebuah jaringan LAN. ada beberapa perlengkapan yang diharus kan ada untuk kelancaran dalam pembangunan sebuah jaringan LAN antara lain:

  1. Untuk masing-masing PC (Komputer) harus memiliki Kartu Jaringan LAN Card yang tertanam pada komputer baik secara onboard (langsung ada pada mainboard) maupun ditambah melalui card yang tertanam pada slot PCI. ciri-ciri ada tidaknya bisa dilihat di bagianbelakang CPU komputer kita, apakah ada sebuah lubang yang bentuknya hampir sama dengan slot kabel telephon hanya ukurannya sedikit lebih besar.
  2. Kabel jaringan, kabel jaringa ini banyak jenis nya. tapi biasanya lebihbanyak digunakan jenis kabel jenis UTP RJ 45 yakni terdiri dari 8 buah kabel berbeda-beda warna. Untuk bisa dipasang pada sebuah PC, maka hendaknya kabel tersebut sudah dipasangi UTP Plug Conektor pada kedua ujung kabelnya..Tata cara pemasangan conektornya juga ada caranya. Untuk penggunaan jaringan tanpa menggunakan hub (bus) atau hanya terdiri dari 2 komputer saja berbeda cara pemasangannya conektornya dengan yang menggunakan media tambahan hub (bus) atau lebih dari 2 komputer. Kalau dengan menggunakan media hub(bus), pemasangan kabelnya antara ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lain urutan warnanya sama, sedangkan pada kalau tanpa media tambahan tambahan hub(bus) atau hanya 2 komputer, maka pemasangan conektornya menggunakan rumus tertentu. tapi kalau kita belum pernah atau masih awam, maka saat membeli kabel ke toko, minta pada penjual untuk langsung memasangkan conektor sesuai dengan kebutuhan kita.
  3. Hub (Bus). adalah media yang akan membagi atau mengatur jalur peredaran komunikasi dalam sebuah jaringan.

Trus Gimana Cara Gunain nya?

sekarang gimana cara gunain atau proses instalasinya agar jaringan bisa terbentuk..?

untuk tahap pertama mungkin bagi yang menggunakan kartu jaringan yang eksternal,maka terlebih dahulu diisntalkan drivernya agar dapat dikenali oleh PC/Komputer tersebut. Tapi kalau onboard, maka kita bisa langsung melakukan tahap pengaturan IP address.

setiap Sistem Operasi berbeda-beda cara pengaturannya. disini kita akan mencoba mengatur settingan pada sistem operasi ciptaan Microsoft yakni Windows. setiap edisi Windows juga ada perbedaan pengaturannya sedikit tapi pada hakekatnya hampir sama...sekarang kita akan mencoba pada Sistem Operasi Windows XP. Langkah-langkanya antara lain sebagai berikut:

  1. Klik kiri tombol Start dan selanjutnya klik Control Panel.
  2. Setelah terbuka jendela Control Panel, klik kiri shortcut Network and Internet Connections.
  3. Kemudian klik kiri shortcut Network Connections.
  4. disana akan muncul shortcut jaringan yang biasanya sudah ada disertakan saat kita baru pertama menginstal windows.
  5. Selanjutnya klik kanan shortcut Local Area Connection dan pilih properties.
  6. Maka akan muncul sebuah jendela. pada tab General, klik tulisan Internet Protocol (TCP/IP) dan klik tombol Properties.
  7. Maka akan muncul sebuah jendela baru lagi. pilih opsi pilihan Use the following IP Address.
  8. Selanjutnya masukkanlah nomor IP addressnya. misalnya 192.168.1.1 pada kolom IP Address. pada nomor yang bercetak tebal maksudnya adalah nomor tersebut diubah jika kita mengatur pada komputer yang berbeda tapi masih dalam satu jaringan. sedangkan nomor yang lain tidak berubah
  9. Pada kolom Subnet Mask. biasanya setelah kita tekan enter setelah mengisi secara lengkap IP Addres kita, akan muncul angka-angka defult yakni 255.255.255.0. biarkan saja nomor tersebut, dan lanjutnkanlah pengisian ke kolom berikutnya yakni default gateway.disini kita isikan nomor IP address komputer kita yang akan kita jadikan server. disini penulis mencontohkan nomor IP address Servernya adalah 192.168.1.1 juga sama seperti point 8 tadi karena sekarang kita akan mengatur settingan komputer server. nomor pada kolom ini harus sama untuk semua komputer yang akan kita gunakan dalam satu jaringan nantinya
  10. Selanjutnya tekan OK. sedangkan kolom dibawahnya dibiarkan aja kosong karena biasanya itu digunakan untuk pengaturan internet.
  11. Trus tekan tombol close
  12. sekarang selesailah pengaturan IP Addressnya

http://pa-maninjau.pta-padang.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=59&Itemid=59&lang=

Cara - Cara Membangun jaringan LAN

Untuk membangun jaringan LAN yang besar kita harus menguasai cara membangun LAN yang sederhana terlebih dahulu. Karena jaringan LAN yang besar sebenarnya kumpulan dari jaringan LAN yang sederhana yang kemudian dirangkaikan satu sama lain sehingga membentuk suatu jaringan yang sangat besar. Memang tidak ada patokan berapa jumlah komputer untuk jaringan sederhana ini, ya paling tidak hanya mempunyai 1 (satu switch hub) yang dihubungkan beberapa komputer tergantung jumlah dari port Switch hub tersebut. Sedangkan untuk jaringan LAN yang besar tentu mempunyai beberapa switch hub untuk menghubungkan komputer-komputer dalam area yang lebih luas.
Disini saya hanya menulis artikel mengenai cara membangun LAN yang sederhana saja.
Pertama-tama kita harus mempersiapkan terlebih dahulu Switch Hub, Kabel UTP, Connector RJ45 dan tang Crimpping.

Dan kita ingin membuat jaringan dengan 3 unit komputer seperti diagram dibawah :

lan3



Untuk peng-kabel-annya sebagai berikut :


t568b1


Sebelah kiri merupakan salah satu ujung kabel dan disebelah kanan merupakan ujung kabel yang lainnya. Posisi warna disesuaikan dengan posisi nomer pin untuk ditempatkan di pin RJ45 seperti dibawah ini :



Setelah pemasangan kabel sudah sempurna tinggal dimasukkan (plug) ke port Ethernet dikomputer dan ujung kabel satunya dimasukan ke Switch Hub. Yang perlu diingat panjang kabel tidak boleh lebih dari 100 meter.


http://jnet99.wordpress.com/2008/12/23/membangun-jaringan-lan-sederhana/




Jumat, 05 Juni 2009

pengenalan jaringan LAN

PENGENALAN JARINGAN LAN

Pengertian dan Prinsip Kerja LAN


LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem
komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleksgedung
atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum
seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya
adalah pemilik LAN itu sendiri.
Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh
lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkansemua
komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan
kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya
pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.
LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu
sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang
alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena
hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port
sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.



Komponen-komponen Dasar LAN

Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai
berikut:


•Workstation


Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer
yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.
Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan
jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.


•Server


Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan
workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber
daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak
digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan
bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server,
file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa
fungsi pelayanan sekaligus.


•Link (hubungan)


Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut
secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai
media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari
link adalah:


1.Kabel Twisted Pair
•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted
Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps


2.Kabel Coaxial
•Umumnya digunakan pada televisi
•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair


3.Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit




•Network Interface Card (NIC)


Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan
ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang
dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan
Network Interface Card (NIC).
iNFO TE



•Network Software


Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja
sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem
komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.




Peralatan Pendukung LAN


a.Repeater

•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.


b.Hub


•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision


c.Bridge


•Bekerja di lapisan Data Link
•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port


d.Switch


•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)


e.Router


•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN



Topologi LAN

Pengertian topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data didalam
jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul
lainnya. Berikut ini adalah beberapa topologi jaringan yang ada dan
dipakai hingga saat ini, yaitu:


•Topologi Star


Beberapa simpul/node dihubungkan dengan simpul pusat/host, yang membentuk
jaringan fisik seperti bintang, semua komunikasi ditangani langsung dan
dikelola oleh host yang berupa mainframe komputer.





[PC1]

[PC2]-------[Server]---------[PC3]
/ \
/ \
[PC4] [PC5]





•Topologi Hierarkis


Berbentuk seperti pohon bercabang yang terdiri dari komputer induk(host)
dihubungkan dengan simpul/node lain secara berjenjang. Jenjang yang lebih
tinggi berfungsi sebagai pengatur kerja jenjang dibawahnya.





[Server]
/ \
[server/PC] [server/PC]
/ \ / \
/ \ / \
[PC1] [PC2] [PC3] [PC4]




•Topologi Bus


Beberapa simpul/node dihubungkan dengan jalur data (bus). Masing2 node
dapat melakukan tugas-tugas dan operasi yangberbeda namun semua mempunyai
hierarki yang sama

•Topologi Loop


Merupakan hubungan antar simpul/node secara serial dalam bentuk suatu
lingkaran tertutup. Dalam bentuk ini tak ada central node/host, semua
mempunyai hierarki yang sama.

•Topologi Ring

Bentuk ini merupakan gabungan bentuk topologi loop dan bus, jika salah
satu simpul/node rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node
yang lain karena terpisah dari jalur data.

•Topologi Web
Merupakan bentuk topologi yang masing-masing simpul/node dalam jaringan dapat saling berhubungan dengan node lainnya melalui beberapa link. Suatu bentuk web network dengan n node, akan menggunakan link sebanyak n(n-1)/2.
Dengan menggunakan segala kelebihan dan kekurangan masing2 konfigurasi, memungkinkan dikembangkannya suatu konfigurasi baru yang menggabungkan beberapa topologi disertai teknologi baru agar kondisi ideal suatu sistem jaringan dapat terpenuhi.
http://y3dips.echo.or.id/artikel/ez-jaringan_bag1.txt